Sajak Langit dan Laut

4.5
Ketika langit terus diam
begitu tenang, memerahbirukan bayangan gamang
dari mulai mata ini memandang
sampai sekarang masih seperti karang
tak berarti ia tak boleh menerima perubahan
dan lalu dikatakan itu adalah kekal

Ketika laut
terus mengamuk
mendebardeburkan ombak, liar
dan terus selalu bergerak
semenjak nenek moyang berbenak
dan entah mungkin selalu begitu dari dulu
hingga kini aku bersajak
tak mesti dan tak bisa diartikan
bahwa ia tak bisa diam dan terus disimpulkan
itu adalah keabadian

buwel 'ali' cikrik

Sajak Langit dan Laut dengan Url http://cah-cikrik.blogspot.com/2010/04/sajak-langit-dan-laut.html by buwel 'ali' cikrik. Terimakasih atas kunjungannya serta kesediaan untuk membacanya. Kritik dan saran dapat disampaikan melalui kotak komentar. Mohon maaf bila belum sempat berkunjung balik.

:: Get this widget ! ::

Blog Puisi...
Comments
86 Comments