Latest Post

Jantung

4.5
PUISI JANTUNG
baca juga:
  • Puisi Pendek : Suci Suci melempar pandangan jangan! bersucilah! sesucinya suci ... readmore
  • Sajak di bawah Jendela [plus award]*Sajak di bawah JendelaKita yang duduk bersamadiantara luka kitadi bawah jendeladi bangkudi sinar tungkuKita bicara cintadan api kayu yang redupdikedapkedip mata mulai mengantukapi yang biru menjilat ... readmore
  • puisi mini : beningYang mencipta apa apa yang tanpa lalu, tanpa kemudian, melihat, mendengar terus meniadakan lagi semaunya dihias asma indahNya dan sucitag: puisi mini bening, puisi beda ... readmore
  • puisi pendek : lilinDan ketika kulihat lilin itu mulai berpijar dari menit ke menit detik ke detik kumerasa ada kamu disitu;jadikan pijarnya berdayaguna dikenang harum dan perwira.tag : puisi pendek lilin ... readmore
  • [puisi] Bocah dan ManggaSeorang bocah menangis, ketika dahan yang dipanjatnya rompalBuah mangga incaran gagal, Mangga tak lagi ManisDahan seperti jalan, Mangga bak impianBocah terus menangis, hati terus teriristag : Puisi B ... readmore



JANTUNG
Kesedihan Ini
Meratap
Kalau saja
Dua Guru urung
Wafat

Satu
adalah sabdamu tentang istihadhoh
darah mengucur tak berhenti
suci sebulan
sehari keluar lagi
belum selesai
kaupun pergi

Dua
Ialah Idul Adha
Ba'da Khotbahmu
adakah karena darah mencurah
atau jerit kesakitan memilukan
kaupun berlalu

Sekarang
sendu
kini rindu
menggunung
karang

Puisi Bunga Cerih Jatinegara

4.5
Puisi Bunga Cerih Jatinegara
Baca Juga:
  • [puisi pendek] : TawakkalJiwaku tlah kutitipkan PADAMUyang kan meradang bila tak KAU jagasebentar ataupun lamaKasihkujanjimu padakubukanlah palsuKutunggu KAU dikeabadian itutag : [puisi pendek] : Tawakkal , Puisi Pendek Cint ... readmore
  • puisi pendek : lilinDan ketika kulihat lilin itu mulai berpijar dari menit ke menit detik ke detik kumerasa ada kamu disitu;jadikan pijarnya berdayaguna dikenang harum dan perwira.tag : puisi pendek lilin ... readmore
  • seperti penyair dan syairkerling matamu seakan mengucap"aku cinta kamu, sayangku"di mimpi aku dan kamudi balut tubuh saling mendekapseperti dulu kau pernah mengucap"semua akan berkumpul dengan kekasihnya"dan kita erat mendek ... readmore
  • Mencuci Sebelum datang titik air kesejukan sudah terasa di pori-pori kulit Amboi kalau ini surga kenapa sudah ada di dunia Ketika bau pesing bercampur aneka warna yang tak indah engkau mungkin merasa bila ... readmore
  • [se-Pantun] Cerita Panas Cerita Dewasa[se-Pantun] Cerita Panas Cerita DewasaCerita Panas, Cerita DewasaBikin Panas, Sengsara di NerakaNB: Maaf lagi Jarang BW mbalesin Komentar Sobat2 Semua. Dan Postingan Diataspun hanya sekedar se-Pantun ... readmore


https://lakonhidup.files.wordpress.com/2018/09/bunga-kesunyian-yang-tumbuh-di-jantungmu-ilustrasi-istimewa.jpg?w=616

Bunga Cerih Jatinegara
Bunga Gugur belum masanya
Bunga muda usia
Bunga masih remaja
Bunga nama tak sebenarnya

Di botol Orangtua
Di gepengnya topi miring
Entahlah

Mereka belum ada enam belas
2 betina 3 pemuda
entah sebab alkohol
atau terserang sindrom;
trisom forsom fivsom
Astaghfirullah

Lanjut cabut
eh terjadi di rumah suwung
entah karena apa si Bunga dikarung
sebelumnya leher dijerat  kawat,
leher hampir kutung
keempatnya kabur, entah senang masgul
menyesal mabuk murung

terabadikan di Media
Tengkorak di waring
bau busuk karena dosa
atau peringatan buat kita?

Sebelum menimpa bunga-bunga mu
rawat rumatlah setulus sekuat mampu.


blog kumpulan puisi dan artikel buwel

Syair Cinta Udang Bungkuk

4.5
Syair Puisi Cinta Udang Bungkuk

Syair Cinta Udang Bungkuk

Sebelum jumpa biasa saja
hai Udang Bungkuk buntut tiga
Takdirkah, ketika meja berdekatan
Dua hati melekat tanpa ikatan

Udang bungkuk buntut tiga
yang jantan pengangguran
nginduk tambak sang ipar
harta kumpulan melayang entah kemana

Sewaktu Pejantan mulai letih
Udang Bungkuk melenguh rintih
"malam-malam kelam
malam panjang
kemana hai besar
ini luang sunyi
tak bertalu-talu"

"Ini bibir merona
berlendir
kapan abang
mampir
menggilir?"
Kidung betina
Gendhing bercinta

Kemudian fajar datang
itulah kenyataan
dunia bukan cuman sasaran
tombak
besar panjang
amblas
tembus
keluar
masuk
desah
basah
jerit
menggigit
kenikmatan

blog kumpulan puisi dan artikel buwel